
Gorontalo, 17 September 2026 — Upaya memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tingkat daerah terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Audiensi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026 hingga Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan audiensi ini merupakan bentuk sinergi antara Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Hasanuddin Contact dalam mendorong penguatan kebijakan dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan pemerintah daerah.
Audiensi dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango.
Pelaksanaan audiensi menjadi ruang strategis untuk membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya penerapan KTR sebagai salah satu upaya menciptakan lingkungan yang sehat, melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspek terkait penerapan KTR menjadi bagian dari pembahasan, termasuk penguatan komitmen pemerintah daerah, implementasi kebijakan di berbagai kawasan yang telah ditetapkan, koordinasi lintas sektor, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya lingkungan bebas asap rokok.
Kolaborasi dengan Hasanuddin Contact juga menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya advokasi dan pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti. Sinergi antara perguruan tinggi, organisasi/mitra terkait, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam penerapan KTR.
Bagi Jurusan Kesehatan Masyarakat UNG, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah. Peran akademisi tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui advokasi kebijakan, penguatan kapasitas pemangku kepentingan, serta pendampingan dalam penyelesaian berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, mitra, dan masyarakat untuk memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.
Penerapan KTR yang konsisten diharapkan mampu menciptakan ruang publik dan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menekan dampak konsumsi rokok serta paparan asap rokok terhadap masyarakat.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kebijakan kesehatan yang tidak hanya tertuang dalam regulasi, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Kegiatan PBL II Jurusan Kesehatan Masyarakat akan dilaksanakan di Kecamatan Dungaliyo. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan PBL I yang akan diikuti oleh 168 mahasiswa. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 minggu mulai tanggal 9 Desember 2021 sampai tanggal 22 Desember 2021.
Sosialisasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Dan Pra Lokakarya Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo.
Keynote Speaker : Dr. Adang Bachtiar, MD MPH DSc Selaku Ketua IAKMI Pusat
JADWAL UJIAN PROPOSAL
RABU, 27 MARET 2013
1. ZAINUDIN LAKODI (09.00-10.00)
2. VIVIYETI MAHAJI (10.00-11.00)
3. FARHAN ISA (11.00-12.00)
4. ROLINS ISMAIL (12.00-13.00)
5. LANA MITCHELL (13.00-14.00)
6. HERLINA OLII (15.00-16.00)
Pelatihan Website Integraqsi SIAT dan SITU UNG FIKK