
Gorontalo, 4 Oktober 2026 — Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Basic Training of Public Health (BTOPH) Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026, bertempat di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar mengenai ilmu kesehatan masyarakat sekaligus membangun karakter, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap persoalan kesehatan di lingkungan sekitar.

BTOPH 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes. Dalam sambutannya, Ketua Jurusan menyampaikan harapan agar kegiatan BTOPH tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan, tetapi menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun jati diri sebagai insan kesehatan masyarakat yang berintegritas dan berorientasi pada pengabdian.
“Saya berharap BTOPH menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia kesehatan masyarakat, membangun karakter, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan keberanian untuk berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di masyarakat. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, integritas, dan semangat untuk memberikan dampak nyata.”Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar kesehatan masyarakat, membangun kekompakan, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama.
Melalui BTOPH 2026, Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG berharap mahasiswa dapat menjadikan pengalaman selama kegiatan sebagai fondasi dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi calon tenaga kesehatan masyarakat yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam membangun generasi kesehatan masyarakat yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan.